PT KONTAK PERKASA FUTURES | Bursa Wall Street Akhir Pekan Menguat Terdukung Saham Merck; Bulan September Merosot Posted: 04 Oct 2021 02:20 AM PDT 
PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Bursa Saham AS berakhir lebih tinggi pada hari Jumat terdukung berita tentang pengobatan baru untuk Covid-19 mendorong harapan pemulihan ekonomi.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 482,54 poin, atau 1,43%, menjadi ditutup pada 34.326,46. Indeks S&P 500 naik hampir 1,2% menjadi 4.357,04, sedangkan indeks Nasdaq naik 0,8% menjadi 14.566,70 dan menghentikan penurunan beruntun lima hari.
Saham anggota Dow Merck melonjak hampir 8,4% setelah pembuat obat dan Ridgeback Biotherapeutics mengatakan pengobatan antivirus oral mereka untuk Covid-19 mengurangi risiko rawat inap atau kematian sebesar 50% untuk pasien dengan kasus ringan atau sedang. Perusahaan berencana untuk mencari otorisasi darurat untuk perawatan.
Obat baru dari Merck tampaknya meningkatkan saham perjalanan. Saham Royal Caribbean dan Las Vegas Sands masing-masing bertambah 3,8% dan 4,3%. Southwest Airlines naik 5,6% setelah JPMorgan meningkatkan saham dan mengatakan sebagian besar grup layak dibeli untuk perdagangan. Saham bank juga naik, membantu Dow mengungguli.
Saham vaksin, termasuk Moderna, mundur menyusul berita Merck.
Rebound pasar hari Jumat terjadi setelah Wall Street menutup September yang penuh gejolak karena kekhawatiran inflasi, pertumbuhan yang melambat dan kenaikan suku bunga membuat investor gelisah. S&P 500 mengakhiri bulan dengan turun 4,8%, mematahkan kenaikan beruntun tujuh bulan. Dow dan Nasdaq Composite masing-masing turun 4,3% dan 5,3%, menjadi bulan-bulan terburuk mereka tahun ini.
Sepuluh dari 11 sektor S&P 500 mengalami kerugian pada bulan September, menyebabkan penurunan sebesar 7,4% bulanan pada saham material. Energi adalah yang berkinerja terbaik bulan ini, memperoleh lebih dari 9%.
Imbal hasil Treasury 10-tahun turun kembali di bawah 1,50% pada hari Jumat. Lonjakan suku bunga hingga akhir September memukul saham teknologi.
S&P berakhir Kamis 5,2% di bawah tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada awal September, kemunduran 5% pertama tahun 2021. Bahkan dengan reli hari Jumat, indeks turun 2,2% untuk minggu ini. Dow dan Nasdaq masing-masing kehilangan hampir 1,4% dan 3,2%.
Namun, S&P 500 masih naik sekitar 16% pada tahun ini.
Di sisi data, pendapatan pribadi naik 0,2% pada Agustus, sesuai dengan ekspektasi. Indeks harga untuk pengeluaran konsumsi pribadi inti naik 3,6% dari tahun ke tahun, lompatan terbesar dalam lebih dari 30 tahun sedikit di depan perkiraan 3,5% dari ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.
Analyst memperkirakan bursa AS pada awal pekan berpotensi bergerak naik dengan harapan pemulihan ekonomi dengan data Non Farm Payrolls bulan September yang diindikasikan naik memberikan harapan penguatan tenaga kerja. PT KONTAK PERKASA FUTURES
vibiznews.com
 |
PT KONTAK PERKASA | IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 6269, Bursa Asia Memerah Posted: 04 Oct 2021 01:25 AM PDT
PT KONTAK PERKASA SURABAYA - IHSG pagi ini dibuka turun ke level 6269.23 dari penutupannya kemarin sore di 6286.94. Demikian juga dengan indeks LQ45 yang melemah ke level 891.03 dari posisi terakhir kemarin sore, di level 894.67.
Bursa Asia pagi hari ini mayoritas bergerak di zona merah, menyusul koreksi dalam pada Wall Street pada penutupan bursa tadi malam dimana tiga indeks utama berakhir melemah di akhir bulan September ini. Indeks Nikkei 225 telah anjlok sebesar 1.91% atau 561.15 seperti yang terlihat pada layar RTI pukul 09:03 WIB. Bursa Hongkong dan China hari ini libur. PT KONTAK PERKASA
vibiznews.com
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar