KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang Jumat pagi ini (29/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau agak flat dengan melemah terbatas, sementara dollar AS di pasar Asia naik tipis setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,01% atau 1 poin ke level Rp 14.171 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.170.
Analis melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.167 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.175, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.171. Melandainya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia naik tipis setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit setelah tertekan sikap hawkish dari beberapa bank sentral global, termasuk ECB yang mendongkrak euro.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 93,40, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 93,36.
Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi pertama menguat 40,880 poin (0,63%) ke level 6.564,956, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah dalam tekanan pada saham sector teknologi setelah penghasilan Apple dirilis di bawah ekspektasi serta Wall Street ditutup dalam gain.
Analis melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini mendatar, dengan dollar di pasar Asia merangkak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.040 – Rp14.275. KONTAK PERKASA FUTURES
KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (29/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih flat, rentang sempit dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia naik tipis setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini melandai 0,00% atau 0 poin ke level Rp 14.170 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.170.
Analis melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.167 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.175, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 14.170. Melandainya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia beranjak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit setelah tertekan sikap hawkish dari beberapa bank sentral global, termasuk ECB yang mendongkrak euro.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke level 93,42, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 93,36.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama menguat 50,593 poin (0,78%) ke level 6.574,669, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah dalam tekanan pada saham sector teknologi setelah penghasilan Apple dirilis di bawah ekspektasi serta Wall Street ditutup dalam gain.
Analis melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini mendatar, dengan dollar di pasar Asia merangkak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.040 – Rp14.275. KONTAK PERKASA FUTURES
KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Bursa Saham Wallstreet pada penutupan pasar hari Kamis naik karena laporan pendapatan perusahaan yang meningkat, kenaikan terjadi setelah Demokrat mengumumkan pada Kamis pagi tidak ada provisi pajak perusahaan yang baru. Karena memberikan kontribusi untuk risiko terhadap lingkungan maka Bitcoin pada hari Kamis naik tinggi +5.3% berbalik dari turunnya harga yang tinggi pada hari Rabu –5.1%.
Indeks S&P 500 ditutup naik +0.98%, Indeks Dow Jones Industrial ditutup naik +0.68%, dan Indeks Nasdaq 100 ditutup naik +1.15%
Saham-saham diguncangkan oleh melemahnya laporan GDP. GDP AS di Q3 naik hanya +2% (setahun) masih dibawah perkiraan +2.6%. GDP AS melemah karena pandemi yang berlangsung di Q3 dan kesulitan dalam rantai pasokan. Walaupun demikian keuntungan bagi pasar modal adalah melemahnya Laporan GDP membuat tertundanya kenaikan dari tingkat suku bunga, diharapkan sampai akhir tahun depan. Laporan Initial unemployment claims turun –10,000 menjadi 281,000 menunjukan pasar tenaga kerja membaik karena turun dari 288,000.
Untuk bursa saham, kesepakatan tidak menaikkan pajak pendapatan perusahaan seperti perkiraan, tetapi masih ada minimum pajak perusahaan 15%, minimum pajak ekspor global 15%, dan pajak untuk buyback saham.
Bursa saham global mixed pada hari Kamis, indeks The Euro Stoxx 50 naik +0,31% tetapi Indeks China's Shanghai Composite Indeks turun –1.23% dan Japan's Nikkei Stock Index turun – 0.96%.
Kebijakan ECB untuk mengurangi pembelian bulanan dari 75 milyar euro per bulan dari Maret sampai September. ECB akan mempertahankan PEPP QE sebesar 1.85 euro sampai Maret 2022, rencana sekarang bisa lebih lama lagi jika diperlukan. ECB mempertahankan suku bunga deposito –0.50%, pasar berharap ada kenaikan 20 bpd pada akhir 2022.
Saham-saham yang mengerakkan bursa pada hari Kamis
Saham-saham yang menaikkan indeks Nasdaq 100 pada hari Kamis Regeneron (REGN) +6.04%, Tesla (TSLA) +3.78%, Apple (APPL) +2.50% dan Moderna (CAT) +2.07%. Saham yang turun Ebay (EBAY) – 6.76%, Match (MTCH) -1.51% dan Comcast (CMSA) -1.03%.
Caterpillar (CAT) ditutup naik tinggi +4.28% setelah laporan pendapatan Q3 dan keuntungan sehingga harga saham.
Ford (F) naik +8.93% setelah pengarahan dan pengumuman baru dividen.
Tesla (TSLA) naik 3.99% setelah Piper Sandler menaikkan target harga ke tertinggi Wall Street.
Saham-saham Cina yang terdaftar di bursa AS mengalami penurunan setelah Finance 40 Forum mengumumkan adanya broker online yang terlibat aktivitas ilegal, karena mereka mempunyai ijin untuk beroperasi di Cina. Dua online broker Cina yang terdaftar di bursa mengalami penurunan tinggi. Futu Holdings (FUTU) turun –13%, Up Fintech Holding- Tiger Brokers (TIGR) turun –17%.
T-notes Desember pada hari Kamis ditutup –13.5 ticks dan imbal hasil T-note 10 tahun naik +3.5 bp menjadi 1.577%. T-notes naik ketika pada hari Kamis laporan GDP turun, tetapi kembali turun karena masalah pasokan setelah lelang Treasury 7 tahun T-notes mendapatkan halangan. Harga T- notes turun karena perkiraan tingkat breakeven dari inflasi 10 tahun turun –8 bp menjadi 2.59%.
Analyst bursa Wall-Street akan mengakhiri bulan Oktober besok dengan menantikan kebijakan-kebijakan the Fed di akhir bulan dan memperhatikan berita-berita ekonomi di akhir bulan KONTAK PERKASA FUTURES
PT KP PRESS SURABAYA - GBP/USD turun ke bawah 1.3750 di sekitar 1.3745 di tengah naiknya kembali dollar AS dan sentiment pasar yang "risk-off". Perancis bersiap bertempur dalam hal isu mengenai perikanan di dalam Brexit.
Bantuan sebanyak £7 miliar terhadap National Health Services (NHS) Inggris dan dorongan untuk menaikkan upah ke £10 telah didiskusikan sebagai tawaran yang menjanjikan oleh Mr Sunak. Namun, semua tergantung bagaimana dia bisa mengatasi defisit budget yang mencapai rekor dan naiknya inflasi.
Perlu dicatat bahwa ketakutan akan Covid sedang mendapatkan momentumnya di Inggris. Kematian akibat virus corona yang terbaru lompat ke level tertinggi sejak bulan Maret sementara infeksi harian juga lompat melebihi 40.000.
Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa durable goods orders AS turun sebanyak 0.4% pada bulan September, setelah angka bulan Agustus di revisi naik 1.3%. Data yang keluar lebih baik daripada yang diperkirakan, penurunan sebesar 1.1%. Meskipun lebih baik daripada yang diperkirakan, ini tetap adalah penurunan pertama di dalam order umum selama empat bulan.
"Support" terdekat menunggu di 1.3738 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3711 dan kemudian 1.3666. "Resistance" terdekat menunggu di 1.3810 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3856 dan kemudian 1.3883. PT KP PRESS
vibiznews.com
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS
ptkontakperkasafuturessurabaya posted: " KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (29/10) terpantau menguat signifikan 50,593 poin (0,78%) ke level 6.574,669 setelah dibuka naik ke level 6.564,956. IHSG rebound kuat "
KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (29/10) terpantau menguat signifikan 50,593 poin (0,78%) ke level 6.574,669 setelah dibuka naik ke level 6.564,956. IHSG rebound kuat di zona hijau setelah terkoreksi 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia bias melemah dengan tekanan pada saham sektor teknologi setelah penghasilan Apple dirilis di bawah ekspektasi serta Wall Street ditutup dalam gain.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melandai 0,00% atau 0 poin ke level Rp 14.170, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik tipis setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit setelah tertekan sikap hawkish dari beberapa bank sentral global, termasuk ECB yang mendongkrak euro. Rupiah flat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.170.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 40,880 poin (0,63%) ke level 6.564,956. Sedangkan indeks LQ45 naik 8,911 poin (0,95%) ke level 951,722. Siang ini IHSG menguat 50,593 poin (0,78%) ke level 6.574,669. Sementara LQ45 terlihat naik 0,82% atau 7,704 poin ke level 950,515.
Siang ini semua dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor industri yang menanjak 1,57%, diikuti sektor infrastruktur yang naik 1,29%.
Tercatat sebanyak 305 saham naik, 185 saham turun dan 156 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 729.618 kali transaksi sebanyak 15,573 miliar lembar saham senilai Rp 6,686 triliun.
Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat variatif bias melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,17%, dan Hang Seng yang turun 0,45%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bank Jago (ARTO) 4,21%, BRI Agro (AGRO) 3,90%, Tower Bersama (TBIG) 3,90%, dan BFI (BFIN) 3,52%.
Analis melihat pergerakan bursa kali ini bergerak rebound kuat dari koreksi 2 hari, sementara bursa kawasan Asia bias melemah dalam tekanan pada saham sector teknologi setelah penghasilan Apple dirilis di bawah ekspektasi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijaunya untuk lanjutkan uptrend sebelumnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.687 dan 6.693. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.451, dan bila tembus ke level 6.202. KONTAK PERKASA FUTURES
PT KP PRESS SURABAYA - Saham di Asia-Pasifik turun pada perdagangan Kamis pagi karena investor menunggu pengumuman kebijakan moneter terbaru Bank of Japan.
Nikkei 225 di Jepang turun 1,2% di awal perdagangan sementara indeks Topix turun 1,13%. Penjualan ritel di Jepang turun 0,6% pada September dari tahun sebelumnya, menurut data pemerintah yang dirilis Kamis.
Bank of Japan juga akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbaru pada hari Kamis. Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya, menurut Reuters.
Di tempat lain, Kospi Korea Selatan diperdagangkan 0,12% lebih tinggi. Saham di Australia turun karena S&P/ASX 200 turun 0,29%.
Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik diperdagangkan 0,06% lebih rendah.
Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average turun 266,19 poin menjadi 35.490,69 sementara S&P 500 tergelincir sekitar 0,51% menjadi 4.551,68. Nasdaq Composite datar di 15.235,84.
Mata uang dan minyak
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 93,888 — masih di bawah level di sekitar 94 yang terlihat baru-baru ini.
Yen Jepang diperdagangkan pada 113,78 per dolar, lebih kuat dari level di atas 114 yang terlihat awal pekan ini. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7504, turun dari level sekitar $0,753 yang terlihat awal pekan ini.
Harga minyak lebih rendah di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional berjangka minyak mentah Brent turun 0,66% menjadi $84 per barel. Minyak mentah berjangka AS turun 0,86% menjadi $81,95 per barel. PT KP PRESS
vibiznews.com
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS
PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Saham di Asia-Pasifik beragam pada perdagangan Rabu pagi meskipun indeks utama di Wall Street mencatat rekor tertinggi baru lagi semalam.
Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,13% sedangkan indeks Topix turun 0,15%. Kospi Korea Selatan juga tergelincir 0,2%.
Saham di Australia naik tipis di perdagangan pagi karena S&P/ASX 200 naik sedikit. Indeks harga konsumen Australia untuk kuartal ketiga akan dirilis pada pukul 8:30 pagi HK/SIN pada hari Rabu.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan sedikit berubah.
Data keuntungan industri China untuk bulan September juga siap dirilis pada pukul 09:30 HK/SIN pada hari Rabu.
Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average naik 15,73 poin ke rekor penutupan tertinggi baru 35.756,88 sementara S&P 500 naik 0,18% menjadi 4.574,79. Nasdaq Composite naik fraksional menjadi sekitar 15.235,72.
Mata uang dan minyak mentah dunia
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 93,955 menyusul lonjakan baru-baru ini ke level sekitar 94.
Yen Jepang diperdagangkan pada 114,16 per dolar, setelah melemah dari bawah 114 terhadap dolar kemarin. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7515, turun dari level sekitar $0,752 yang terlihat baru-baru ini.
Harga minyak mentah dunia lebih rendah di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional berjangka minyak mentah Brent turun 0,41% menjadi $86,05 per barel. Minyak mentah berjangka AS turun 0,4% menjadi $84,31 per barel. PT KONTAK PERKASA FUTURES
PT KP PRESS SURABAYA - Bursa Saham Wallstreet pada penutupan pasar hari Selasa mengalami penurunan Indeks S&P 500 turun pada hari Rabu karena pasar khawatir akan rencana pajak dari Demokrat dan perkiraan laporan GDP turun pada hari Kamis.
Indeks S&P 500 ditutup turun –0.51%, Indeks Dow Jones Industrials ditutup turun 0,74% dan Indeks Nasdaq 100 ditutup naik +0.25%.
Saham-saham yang kecil membuat pasar turun –1.90% penjualan dari Russel 2000. Saham-saham tambang dan minyak juga turun karena turunnya harga tambang industri dan minyak mentah.
Pengaruh dari turunnya bitcoin –5% pada hari Rabu ke terendah 2 minggu, pasar melakukan likuidasi jual dan kekuatiran dari berita tentang akan ada kebijakan SEC crypto.
Bursa saham AS turun pada hari Rabu dipengaruhi turunnya China's Shanghai Composite Index. Saham-saham tehnologi Cina turun setelah Federal Communication Commission board pada hari Selasa melakukan voting dan membatalkan ijin untuk China Telecom, salah satu dari 3 provider telkom di Cina untuk beroperasi di AS. Keputusan dari FCC membuat ketegangan antara AS dan Cina berlanjut dan membuat harga saham turun.
Harga saham-saham didorong naik karena berita US durable goods baik. US durable goods bulan September turun hanya 0.4% dari bulan lalu lebih baik dari perkiraan turun –1.1% . Durable orders ex-transportation September naik +0.4% sesuai dengan perkiraan pasar. Capital goods orders (ex defense dan aircraft) naik +0.8% dari bulan lalu, lebih baik dari perkiraan +0.5% dan merupakan tanda-tanda yang baik untuk capital spending.
Rata-rata 7 hari penambahan positif Covid di AS pada hari Selasa turun ke terendah 3 bulan di 68,274 .
Saham-saham yang menggerakkan bursa pada hari Rabu
Menguatnya saham-saham tehnologi pada hari Rabu sehingga menaikkan indeks saham Nasdaq 100 adalah Alphabet (COOG) ditutup naik 4.96% dan Microsoft (MSFT) naik 4.20%.
Saham-saham yang menurunkan indeks S&P 500 yaitu Twitter (TWTR) turun –10.78% dan Garmin (GRMN) turun –8.79%. Saham-saham keuangan Capital One (COF) -7.49%, Visa (V) turun –6.92%, Discover (DFS) turun -6.16%, dan Mastercard (MA) turun –6.05%.
Enphase Energy (ENPH) memimpin naiknya S&P 500 dengan kenaikan +24.65% karena kenaikan positifnya hasil Q3, dan pengarahan Q4 pada hari Selasa.
Saham Crypto turun karena turunnya bitcoin –5% mencapai terendah 2 ½ minggu. Perusahaan tambang-tambang Crypto turun tajam Marathon Digital Holdings (MARA) turun –5.81%, Hut 8 Mining Corp (HUT) – 7.35%, Bit Digital (BTBT) -5.12%, Riot Blockchain (RIOT) – 6.97%, Hive Blockchain Technologies (HIVE) – 10.92%, Bitfarms (BITF) -6.99%.
Robinhood (HOOD) plunged -10.89% on a Q3 revenue miss and negative Q4 guidance, which caused some analysts to cut their price targets.
Robinhood (HOOD) turun –10.89% karena pendapatan turun di Q3 dan arahan Q4 negatif, karena itu analis menurunkan target harga saham ini.
Coinbase (COIN) turun –2.94% karena turunnya bitcoin dan asset crypto lainnya dan mengikuti turunnya berita negatif dari Robinhood.
T-notes Desember pada hari naik +15 ticks, dan imbal hasil T note 10 tahun turun –7 bp menjadi terendah 2 minggu di 1.54%. Imbal hasil T – note turun –2 bp karena perkiraan tingkat breakeven dari inflasi 10 tahun turun dan terjadinya likuidasi jual diperkirakan akan membuat the Fed melakukan tapering.
PasarT-note mengalami tekanan karena Treasury pada minggu ini menjual $211 milyar T-notes. Pada hari Rabu Treasury menjual $61 milyar T-notes 5 tahun dan $28 milyar floating – rate notes 2 tahun. Treasury akan membuat paket untuk menjual $62 milyar T-notes 7 tahun pada hari Kamis.
Analyst bursa Wall-Street menantikan kebijakan-kebijakan the Fed di akhir bulan dan memperhatikan berita-berita ekonomi di akhir bulan. PT KP PRESS
vibiznews.com
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS
ptkontakperkasafuturessurabaya posted: " PT KP PRESS SURABAYA - Saham di Jepang tampak bersiap untuk memulai yang lebih rendah pada hari Kamis karena investor menunggu pengumuman kebijakan moneter terbaru Bank of Japan. Futures menunjuk ke pembukaan yang lebih rendah untuk saham Jepang. "
PT KP PRESS SURABAYA - Saham di Jepang tampak bersiap untuk memulai yang lebih rendah pada hari Kamis karena investor menunggu pengumuman kebijakan moneter terbaru Bank of Japan.
Futures menunjuk ke pembukaan yang lebih rendah untuk saham Jepang. Kontrak berjangka Nikkei di Chicago berada di 28.720 sementara mitranya di Osaka berada di 28.700. Itu dibandingkan dengan penutupan terakhir Nikkei 225 di 29.098,24.
Data penjualan ritel Jepang untuk bulan September akan dirilis pada 07:50 HK/SIN. Bank of Japan juga akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbaru pada hari Kamis. Bank sentral diperkirakan akan tetap stabil pada pengaturan kebijakan moneternya, menurut Reuters.
Saham di Australia turun di perdagangan pagi karena S&P/ASX 200 turun 0,36%.
Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average turun 266,19 poin menjadi 35.490,69 sementara S&P 500 tergelincir sekitar 0,51% menjadi 4.551,68. Nasdaq Composite datar di 15.235,84.
Mata uang
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 93,802 — masih di bawah level di sekitar 94 yang terlihat baru-baru ini.
Yen Jepang diperdagangkan pada 113,74 per dolar, lebih kuat dari level di atas 114 yang terlihat awal pekan ini. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7503, turun dari level sekitar $0,753 yang terlihat awal pekan ini. PT KP PRESS
vibiznews.com
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS 2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS