PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Analis Ming-Chi Kuo memprediksi Apple akan merilis Apple Watch dan MacBook generasi terbaru pada paruh kedua tahun 2021. Kedua perangkat ini terindikasi akan mengusung desain dan bentuk baru.
Prediksi ini disampaikan Kuo bersamaan dengan analisisnya terhadap performa penjualan produk-produk Apple yang meluncur tahun ini. Tapi ia tidak memberikan detail lebih lanjut tentang bentuk dan desain baru yang akan digunakan oleh Apple Watch dan MacBook generasi baru.
Dikutip dari 9to5Mac, Kamis (26/11/2020) Kuo mengatakan sambutan konsumen terhadap Apple Watch Series 6 dan Apple Watch SE yang meluncur belum lama ini cukup positif.
Ia juga memprediksi Apple Watch generasi berikutnya akan membawa fungsi manajemen kesehatan yang lebih inovatif dengan desain form factor yang baru.
Sedangkan untuk MacBook baru yang meluncur dengan chip M1 buatan Apple, Kuo mengatakan performa produk ini di pasar lebih baik dari perkiraan. Meski MacBook tersebut membawa inovasi baru dari Apple, desainnya masih sama seperti MacBook generasi sebelumnya.
Ia memprediksi Apple akan mengenalkan MacBook baru dengan chip silikon yang mengusung form faktor baru dan desain yang lebih industrial.
Sementara itu, Kuo melihat permintaan terhadap iPhone 12 Pro dan Pro Max lebih tinggi dari perkiraan. Untuk varian iPhone 12 mini dan iPhone 12 justru penjualannya sedikit lebih lemah.
Permintaan terhadap iPad Air yang meluncur pada bulan September lalu juga cukup besar. Kuo mengatakan lini iPad yang meluncur tahun depan tetap akan menarik karena membawa display mini-LED dan jaringan 5G.
Sayangnya, untuk AirPod penjualannya tidak begitu positif. Kuo mengatakan pengapalan AirPods lebih rendah dari perkiraan awal, dan diperkirakan penjualannya akan turun 5-10% year-on-year selama enam bulan ke depan.
Kuo memperkirakan Apple akan menunda peluncuran AirPods 3 dari awal tahun 2021 ke periode April-Juni. PT KONTAK PERKASA
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA
PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Asal-usul virus Corona COVID-19 hingga kini masih menjadi misteri. Meskipun pertama kali dilaporkan muncul di Wuhan, China, belakangan para peneliti menunjukkan bukti kasus Corona lebih dulu terjadi di luar China. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyebut tidak bisa mengesampingkan dugaan tersebut dan mungkin saja jika Corona lebih dulu menyebar sebelum dilaporkan di Wuhan pertama kali. Investigasi asal-usul COVID-19 disebut telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, tetapi hasilnya belum kunjung ditemukan.
Dikutip dari Reuters, kini pihak WHO pun ingin kembali ke pasar basah Wuhan, awal kasus Corona dilaporkan. Hal ini untuk mengetahui bagaimana COVID-19 mungkin pertama kali menyebar dari kelelawar.
Peter Ben Embarek, pakar penyakit hewan WHO, mengatakan bahwa tim ingin mewawancara ulang kasus awal COVID-19 dan menemukan pekerja yang terinfeksi di awal wabah, yang mungkin memiliki 'informasi penting' tentang di mana mereka mungkin tertular virus Corona baru atau COVID-19.
"Tidak ada yang menunjukkan bahwa itu (COVID-19) adalah buatan manusia," katanya, mengulangi pandangan WHO dan sebagian besar ilmuwan.
"Sebelum Desember 2019 kami tidak benar-benar tahu apa yang terjadi, kami tidak tahu bagaimana virus Corona COVID-19 melompat dari lingkungan alam yang paling mungkin dalam populasi kelelawar ke manusia. Dan sedikit sejarah itulah yang perlu kita rekonstruksi," kata Ben Embarek dalam acara media sosial pada hari Rabu.
China menjamin dukungan penuh investigasi WHO soal asal-usul wabah COVID-19 "WHO telah mendapat jaminan dari China bahwa kunjungan lapangan internasional untuk menyelidiki asal-usul virus Corona baru akan diatur sesegera mungkin," kata pakar darurat topnya Mike Ryan pada hari Senin.
Peneliti China sedang melakukan studi epidemiologi pada kasus COVID-19 dan kondisi awal di pasar Wuhan, sementara tim internasional yang terdiri dari 10 ahli akan melakukan studi fase 2.
Amerika Serikat, dan pada tingkat yang lebih kecil, beberapa delegasi Eropa, telah mengajukan pertanyaan tentang penundaan tersebut dan mencari jadwal kunjungan para ahli internasional, kata para diplomat.
Pakar penyakit hewan WHO Ben Embarek berkata 'belum terlambat' untuk penyelidikan asal usul wabah COVID-19.
"Apa yang ingin kami lakukan dengan tim internasional dan mitra di China adalah kembali ke lingkungan Wuhan, mewawancarai ulang kasus awal secara mendalam, mencoba menemukan kasus COVID-19 lain yang tidak terdeteksi pada waktu itu dan mencoba melihat kalau kita bisa mendorong kembali sejarah kasus pertama," ujarnya.
Investigasi WHO bersama para pakar nantinya disebut bisa mengungkap segala sesuatu yang masuk dan keluar dari pasar basah Wuhan. Mencoba mencari tahu dari mana kemungkinan virus Corona COVID-19 berasal, khususnya terkait beberapa dugaan yang belakangan menyebut berasal dari makanan.
"Mereka akan mencari kesamaan di antara para pekerja pasar yang sakit parah karena COVID-19 pada bulan Desember, dan apakah mereka terinfeksi di pedesaan atau lingkungan pertanian di China selatan atau mungkin bahkan di luar China," katanya. PT KONTAK PERKASA
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA
PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Microsoft kabarnya sedang mempertimbangkan untuk menambahkan aplikasi Android ke Windows di tahun depan. Rencana ini sepertinya bakal terwujud sekitar September 2021.
Meski sudah ada aplikasi runtime seperti Bluestacks yang memungkinkan aplikasi Android berjalan pada PC yang menjalankan Microsoft Windows, tetap saja fungsi menjalankan aplikasi Android di Windows secara bawaan cukup dinantikan.
Menurut laporan yang dikutip dari Windows Central, pembicaraan internal saat ini sedang berlangsung mengenai apakah mungkin untuk menambahkan runtime Android ke Windows 10.
Microsoft pertama kali mengadopsi Android sebagai sistem operasi seluler pilihannya ketika Windows 10 Mobile akhirnya ditinggalkan pada 2017. Raksasa software ini sudah menawarkan versi mobile dari sebagian besar aplikasinya untuk Android, dan pengguna aplikasi Windows Your Phone pun dapat menjalankan banyak aplikasi dari smartphone yang kompatibel di desktop. Tapi, sejauh ini fungsi tersebut baru bisa dinikmati pengguna perangkat Android Samsung.
Karenanya, menambahkan akses langsung ke aplikasi Android akan menjadi peningkatan besar di Windows 10 nantinya, sehingga semakin bersaing dengan perangkat Chromebook Google yang dapat menjalankan paket ChromeOS, aplikasi Android, dan Linux secara bersamaan.
Dengan akses ke browser Chrome, dan rencana kehadiran GUI untuk runtime Linux, maka penambahan aplikasi Android di Windows akan membuatnya menjadi sistem operasi yang hampir universal.
Belum ada informasi lebih detail mengenai laporan ini. Kalangan developer menduga apakah nantinya Windows akan menjalankan toko aplikasi Play Store juga atau tidak. Bisa jadi, Windows akan menyertakan Android di Microsoft Store.
Tapi di sisi lain, hal itu mungkin akan menimbulkan masalah tersendiri bagi pengguna Android yang perlu membayar aplikasi (untuk aplikasi berbayar) di dua toko aplikasi berbeda, dan memiliki penyimpanan data di perangkat yang berbeda pula. Jelas bahwa rencana ini perlu disempurnakan dan dipersiapkan dengan matang sehingga butuh waktu cukup lama untuk mewujudkannya. PT KONTAK PERKASA
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA
ptkontakperkasafuturessurabaya posted: " PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Super Junior akan merilis album ke-10 bertajuk The Renaissance. Di perilisan album kali ini, mereka meminta partisipasi ELF untuk memilih lagu yang akan dimasukkan ke album tersebut. Pada 26 November 2020, Super Junior"
PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Super Junior akan merilis album ke-10 bertajuk The Renaissance. Di perilisan album kali ini, mereka meminta partisipasi ELF untuk memilih lagu yang akan dimasukkan ke album tersebut.
Pada 26 November 2020, Super Junior pun mengungkap catatan lirik kedelapan untuk album terbaru mereka. Satu persatu catatan lirik lagu yang akan masuk ke dalam album The Renaissance sudah diungkap sejak 17 November 2020.
Lagu kedelapan merupakan lagu yang dipilih sebagai lagu Super Junior yang paling ingin di-remake oleh fans. Pemilihan dibuat melalui poling yang digelar Super Junior untuk fans di seluruh dunia yang disebut 2020 Super Junior Awards.
Akhirnya lagu Raining Spell for Love pun terpilih menjadi lagu yang diremake dan dimasukkan ke dalam album The Renaissance. Lagu tersebut berasal dari album ketujuh Super Junior bertajuk Mamacita.
Raining Spell for Love merupakan bagian dari seri Love… Super Junior bersama She's Gone, Love Disease, dan My All Is In You. Hal ini tentunya membuat ELF semakin menantikan perilisan album The Renaissance.
The Renaissance terdiri dari 10 lagu. Termasuk di dalamnya single The Melody yang sudah dirilis sebelumnya dan lagu remake Raining Spell for Love.
Sebelum merilis album, Super Junior juga sudah menggelar fanmeeting online bertajuk Beyond LIVE - SUPER JUNIOR 15th Anniversary Special Event - Invitation di Naver V Live pada 7 November 2020 untuk merayakan 10 tahun debutnya. Fanmeeting online digelar satu hari setelah perayaan 15 tahun debut mereka yang jatuh pada tanggal 6 November 2020.
Dalam fanmeeting tersebut, Super Junior mengenang kembali 10 tahun karier mereka di dunia K-Pop. Mereka juga mengungkap perubahan yang terjadi pada masing-masing member. PT KONTAK PERKASA
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA detik.com
KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Senior pakar energi dan Presiden Kelompok Riset Energi Wina, Fereydoun Barkeshli mengatakan serangan roket ke fasilitas minyak milik Saudi Aramco akan berdampak terhadap kondisi pasar minyak internasional. Apalagi serangan dilakukan beberapa saat usai pertemuan rahasia antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Saudi Arabia. Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed Bin Salman (MBS) dikabarkan ada pada pertemuan tersebut.
"Ini adalah waktu para pejabat tinggi Israel dan AS melakukan pertemuan tertutup di ibu kota. Mohammed Bin Salman dikatakan berada dalam pertemuan itu, sementara menteri luar negeri Saudi tidak terlibat atau bahkan diberitahu," katanya seperti dikutip dari en.abna24, Selasa (24/11/2020).
Namun begitu, dampak dari serangan roket ke fasilitas Aramco di kota Jeddah ini belum terlihat di pasar minyak internasional.
"Pagi hari pasar Eropa berhati-hati dan harga naik tipis. Namun demikian kenaikan harga minyak di saat stok melimpah. Kami harus menunggu bursa efek New York sore ini waktu Tehran," katanya.
Dia menyebut, harga saham Aramco menjadi US$ 37,4 pada penutupan pasar. Angka itu turun 7% dari harga pertama kali melantai di bursa saham yang sebesar US$ 38,7 per saham.
"Seorang analis pasar Saudi menyebutkan Aramco tampaknya mengalami masalah," ujarnya.
Sebagai informasi, Arab Saudi telah berkoalisi untuk mengintervensi serangan Houthi di Yaman sejak 2015, setelah kelompok pemberontak itu merebut Sanaa (Ibu Kota Yaman) pada tahun 2014.Konflik antara Houthi dengan Arab semakin parah karena negara itu berupaya memulihkan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.
Serangan Houthi telah membuat puluhan ribu orang, sebagian besar warga sipil, telah tewas dan jutaan orang mengungsi. PBB menyebut serangan Houthi sebagai bencana kemanusiaan terburuk di dunia. KONTAK PERKASA FUTURES
KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka positif. IHSG naik 54 poin (0,93%) ke 5.754. Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.140.
IHSG pada pembukaan Selasa (24/11/2020) berada di level tertingginya di 5.755 dan terendahnya di 5.735. Sedangkan indeks LQ45 pagi ini berada di level 919 atau naik 11 poin (1,3%).
Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 30,046.24 (+1.54%), NASDAQ ditutup 12,036.78 (+1.31%), S&P 500 ditutup 3,635.41 (+1.62%).
Bursa saham US ditutup positif dimana Dow Jones memecahkan rekor baru mencapai 30,000 untuk pertama kalinya dalam sejarah dan meningkat hingga 400 point. Peningkatan ini masih didorong oleh kabar tentang vaksin dari Covid-19 dan kejelasan atas kondisi politik.
Hal tersebut memberikan sentimen positif pada investor. Dari semua itu, sentimen paling kuat adalah penunjukan Janet Yellen menjadi Seketaris Bendahara US. Bursa Asia dibuka menguat seiring dengan Wallstreet mencatatkan rekor barunya. Belum ada berita signifikan dari Asia
Sementara bursa Asia pagi ini bergerak hijau. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:
Indeks Nikkei naik 679 poin ke 26.189 Indeks Hang Seng turun 19 poin ke 26.463 Indeks Shanghai melemah 10 poin ke 3.404 Indeks Strait Times naik 19 poin ke 2.868
KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Game langka Super Mario Bros. 3 resmi menjadi game termahal di dunia setelah terjual USD 156 ribu atau sekitar Rp 2,2 miliar dalam lelang yang diadakan oleh Heritage Auctions.
Game dari tahun 1990 ini terjual dalam kondisi masih tersegel. Lelang ini dimulai dengan harga USD 62.500 dan 20 penawar terlibat dalam pelelangan.
Berdasarkan deskripsi Heritage Auctions, harga game Super Mario Bros 3 yang fantastis ditentukan beberapa faktor. Pertama adalah desain kotaknya yang langka, di mana kata 'Bros.' berada di sisi kiri dan sedikit menutupi tangan Mario. Sampul game versi selanjutnya memindahkan kata tersebut ke sebelah kanan.
Tapi, desain langka ini hanya menjelaskan sebagian alasan dari harga gila-gilaan ini, karena salah satu varian Super Mario Bros. 3 dengan desain ini sebelumnya juga dilelang dengan harga USD 38.400 pada bulan Juli lalu.
Faktor utama yang membuat game ini bisa terjual hingga miliaran rupiah adalah kondisinya saat dijual yang mendekati sempurna. Game ini mendapatkan rating Wata 9.2 A+ untuk kondisinya, yang menilai kualitas kotak kemasan dan segel aslinya, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (25/11/2020).
Sedangkan versi yang terjual pada bulan Juli lalu memiliki rating yang lebih rendah yaitu Wata 9.0 A.
Game untuk konsol NES ini berhasil mengalahkan game Super Mario Bros. lainnya untuk menjadi game termahal di dunia. Pemegang rekor sebelumnya adalah game Super Mario Bros. original yang terjual USD 114 ribu atau Rp 1,6 miliar pada bulan Juli lalu.
Selain Super mario Bros. 3, kopi game Pokemon Red yang masih tersegel menjadi game Pokemon termahal setelah terjual dengan harga USD 84 ribu dalam lelang yang sama. Heritage Auctions tidak menjelaskan keistimewaan versi ini, tapi game ini terjual dalam kondisi yang sangat bagus dengan rating Wata 9.8 A++. KONTAK PERKASA FUTURES